12 Cara Menulis Artikel SEO Bagi Pemula + BONUS

MauBusiness.com – Menulis artikel sejatinya bukanlah kegiatan yang sulit. Sedari dulu sejak masih SD kita sudah disuruh membuat karangan misalnya karangan liburan sekolah. Itu termasuk contoh artikel yang sederhana. Namun, untuk cara menulis artikel SEO bagi pemula itu hal yang perlu dipelajari.

cara membuat artikel seo
Ilustrasi membuat sebuah artikel (Sumber: Pixabay.com)

Namun, untuk membuat artikel yang baik dan benar terutama untuk pemula perlu banyak perencanaan sebelum melakukannya. Apalagi kalau tujuan kita membikin artikel itu untuk dipublish di blog.

Berdasarkan pengalaman dan inspirasi suhu seperti Mas Darmawan dari PanduanIM dan Wahyu Septiarki yang bisa dilihat tulisannya di blog milik mas Vatih, sekiranya beberapa tips di bawah ini dapat membantu pemula dalam membuat artikel yang baik dan SEO friendly.

Sebelum memulai membuat tulisan, kita harus memikirkan apakah ada yang tertarik membaca tulisan kita (ini lebih ke apa ada target pasar), apa bakal banyak yang bertahan membaca sampai habis artikel yang kita buat, dan apakah mereka mau merekomendasikan tulisan kita?

Ini tahapan yang biasa kita lakukan dalam menulis artikel SEO di blog yang tentu saja tetap enak dibaca. Pastikan terus membaca karena akan saya sertakan BONUS dari master SEO panutan.

Menentukan topik pembahasan, bagaimana caranya?

Dari dulu kita diajari kalau sebelum membuat tulisan atau karangan kita harus menentukan topik pembahasan atau yang biasa lebih dikenal dengan sebutan tema.

Menulis dengan topik yang disukai tentu akan membuat kita lebih mudah dalam memikirkan apa yang akan dituangkan dalam artikel. Lalu dalam artikel yang ditujukan untuk blog, kita tidak perlu memikirkan kaidah baku seperti minimal dalam satu paragraf harus memuat 3-4 kalimat. Cukup atur biar tiap paragraf enak dibaca dan JANGAN GUNAKAN FONT KECIL karena sulit untuk dibaca.

Lalu untuk mencari topik pembahasan bisa dilakukan dengan cara riset apa yang sedang trending misalnya di Google Trends atau trending topic di Twitter. Selanjutnya tentang riset keyword.

Bagaimana cara melakukan riset keyword?

Selanjutnya adalah riset keyword. Biasanya para pemula selalu malas kalau disuruh melakukan riset keyword. Padahal riset kata kunci ini penting karena berkaitan dengan target blog ke depannya mau fokus di persaingan kata kunci yang mana. Kata kunci dibedakan menjadi tiga, yakni:

  • a Kata kunci persaingan mudah
  • b Kata kunci persaingan menengah
  • c Kata kunci persaingan sulit

a Kata kunci mudah

Para pakar SEO selalu menyarankan untuk blog yang baru dibuat dengan rentang umur 0 – <6 bulan untuk bermain di persaingan keyword yang mudah. Sebab, beberapa parameter blog yang baru dibikin masih rendah seperti DA PA-nya.

Bagaimana contoh kata kunci mudah untuk pemula? Mari kita gunakan studi kasus.

cara riset keyword persaingan mudah
Contoh keyword persaingan mudah

Ketika saya hendak mencari tutorial bagaimana cara bermain gitar melodi di Google, makan akan banyak blog yang muncul di hasil pencarian dan menyediakan informasinya

Untuk pemilik blog, kata kunci “Cara bermain gitar melodi” ini tergolong persaingan mudah. Menurut parameter Ubersuggest, kata kunci tersebut memiliki volume pencarian sebesar 170/bulan dan SEO difficulty 6 (Semakin rendah maka semakin bagus untuk blog baru).

Selain itu, ciri-ciri kata kunci yang mudah dioptimasi blog baru ialah “Long Tail Keyword”. Sesuai terjemahannya yang berarti kata kunci berbuntut panjang. Maksudnya kata kunci yang lebih dari empat kata.

b Kata kunci persaingan mudah

Untuk kata kunci jenis ini biasanya volume pencariannya >500 dan kurang dari <2000. Blog baru bakal kesulitan main dalam wilayah ini jika tanpa bantuan backlink berkualitas tinggi semacam PBN.

c Keyword persaingan sulit

Bagi pemula yang baru belajar blogging jangan sekali-kali mencoba bermain di wilayah ‘Paus’ ini. Contohnya kata kunci seperti gambar di bawah ini.

cara riset keyword persaingan sulit
Contoh kata kunci persaingan yang sulit untuk blog baru

Lihat saja volume pencarian >5000, SEO difficulty >10, ditambah CPC yang cukup menggiurkan untuk blog lokal tentu para web besar berlomba-lomba mengoptimasi kata kunci tersebut. SAMA SEKALI TIDAK COCOK UNTUK PEMULA.

Lalu kalau sudah melakukan riset kata kunci selanjutnya bagaimana? Sebelum lanjut ke menulis artikel, kita harus kumpulkan kurang lebih 10-15 kata kunci yang hendak dipakai dalam artikel yang berjumlah 500-1000 kata dengan keyword density 1-3%.

Di awal-awal tadi kita sempat menjanjikan bahwa akan mengasih BONUS. Ini dia bonusnya yaitu SEO Campaign Template milik suhu Kevintaw berbentuk Excel yang dibagikan secara gratis di Ads.id. Bisa kalian download di sini.

Screenshot tampilan Template Campaign SEO.

Template SEO Campaign milik Kevintaw
Tampilan Template SEO

Ada tiga fitur utama dari template tersebut, yaitu: Campaign, Keywords, dan Backlinks. Tinggal isi tiap bagian sesuai kebutuhan. Terima kasih templatenya, agan Calvin!

Kumpulkan dan catat keyword yang akan digunakan

Setelah melakukan riset beberapa keyword, biasanya kami mencatat kata kunci yang telah ditemukan ke dalam SEO Template Campaign yang telah kita bagikan. Jangan lupa isi Search Volume dan Keyword Difficulty agar bias memprioritaskan mana keyword utama kita.

contoh hasil riset keyword
Hasil riset kata kunci “Cara menulis artikel”

Bikin artikel enak untuk dibaca

Kalau anda pengguna CMS WordPress yang juga memakai plugin Yoast SEO, tentu tidak asing dengan yang namanya “Focus Keyphrase”. Itu merupakan kata kunci yang akan kita fokuskan dalam pembuatan artikel.

Yoast menyarankan untuk memunculkan kata kunci utama sebanyak dua kali dalam artikel. Jika kita logika sebenarnya itu juga untuk menjaga tingkat readability atau artikel biar tetap enak untuk dibaca pengunjung.

Ingat! Fokus keyword pada judul dan URL. Seperti ini contohnya:

cara menulis artikel seo dalam blog
Contoh keyword pada Judul dan URL

Tambahkan keyword utama di judul artikel dan URL

Ketika ada seorang newbie bertanya di grup belajar SEO tentang “Bagaimana sih optimasi SEO Onpage dalam artikel itu?”. Banyak yang jawab keyword harus muncul di paragraf pertama, munculkan keyword beberapa kali dalam artikel, jangan lupa munculkan keyword utama di paragraf terakhir. Semua itu sudah tidak relevan untuk SEO terbaru 2020.

Malah kalau keyword stuffing malah bikin blog berpeluang kena penalti dari Google. Balik lagi deh ke poin nomor 4, bikin artikel yang enak dibaca untuk manusia, bukan robot :).

Saya pernah membaca mengenai fokus SEO Onpage dalam artikel di forum luar. Sebenarnya sangat mudah sekali, yakni kalian hanya perlu fokus menamabahkan keyword utama di judul dan URL/Permalink artikel.

Buat judul artikel 40-70 karakter

Judul merupakan hal pertama yang dilihat pengunjung di search engine. Judul yang terlalu panjang biasanya akan otomatis terpotong di hasil pencarian. Kan rugi misalnya kalau kalian telah bikin juudul yang menarik, tetapi tidak ada yang mengklik.

Bikin judul yang menarik daripada yang lain

Membuat judul artikel ini mudah sekaligus susah. Mudahnya ya tinggal ketik saja, tetapi susahnya itu harus berpikir kira-kira kata-kata apa yang cocok untuk artikel yang telah dibuat. Judul yang menarik perhatian pembaca berpotensi mendapat klik lebih di hasil pencarian.

Seperti apa sih judul yang menarik? Saya mengklasifikasikannya sebagai berikut:

  1. Dapat membangkitkan emosi pembaca
  2. Disertai angka jika terdapat banyak poin penting dalam artikel
  3. Beri kata kiasan di akhir yang sekiranya membuat orang tertarik untuk mengklik

Selain itu, judul artikel harus mengandung kata kunci utama. Sebaiknya letakkan keyword pada awal kata.

Menambahkan Internal dan external links

Yoast juga menyarankan untuk menambahkan internal dan external links dalam artikel yang kita buat. Kalau internal linking itu kita menambahkan link yang mengarah ke postingan kita yang lain, sedangkan external link yang menuju ke website lain. Guna keduanya untuk menurunkan bounce rate dan meningkatkan trusted artikel.

Jangan terlalu fokus pada Yoast SEO

Ini lebih ke jangan terlalu fokus untuk membuat parameter Yoast SEO menjadi hijau semua. Misalnya seperti kami yang tidak memasang internal linking pada artikel ini ya karena kami baru punya satu artikel, terus mau di-link in ke mana, haha.

Tambahkan gambar pendukung lalu lakukan optimasi

Gambar pendukung dalam artikel selain menambahkan keestetikan juga perlu untuk membuat artikel lebih kredibel. Seperti saat kita menambahkan gambar riset keyword, tetapi jika tidak ada gambar maka pembaca menjadi tidak percaya. Selain itu, pembaca terkadang lebih paham mengikuti tutorial berbasis gambar ketimbang tulisan.

Selanjutnya, compress ukuran gambar agar tidak memberatkan loading website. Biasanya kami mengcompress gambar di Tinyjpg.com.

Setelah mengcompress gambar jangan lupa untuk menambahkan keyword pada Alt Text di gambar. Sebab, Google menggolongkan pencarian gambar berdasarkan tag tersebut. Seperti ini cara menambahkan Alt Text pada gambar di WordPress.

cara membuat artikel seo
Contoh menambahkan keyword pada Alt Text

Gunakan metode Piramida Terbalik dalam membuat artikel

Memikirkan apa yang akan kita tuangkan dalam tulisan itu susah kan? Bingung gitu apa yang harus ditulis duluan setelah itu mau nulis apa lagi.

Untungnya ada suatu metode yang dapat membantu dalam membuat artikel. Metode Piramida Terbalik yang biasanya digunakan oleh jurnalis dalam membuat berita yang menarik untuk dibaca.

Seperti ini kira-kira struktur dan penjelasannya:

metode piramida terbalik untuk membuat artikel

Tambahkan daftar isi dalam artikel

Artikel yang panjang cenderung tidak akan dibaca semua oleh pembaca. Nah, untuk menyiasati hal tersebut gunakanlah daftar isi/table of content yang membantu pembaca untuk menemukan poin-poin penting dalam artikel.

Banyak plugin untuk membuat table of content di WordPress. Kami sendiri menggunakan plugin LuckyWP Table of Contents. Bagaimana cara bikinnya? Kalian beruntung karena kami telah bikin post “Cara Membuat Daftar Isi di WordPress“.

Membuat artikel yang berkualitas ini dipengaruhi topik. Jika topik yang kalian bahas ini dangkal, maka artikel akan jadi pendek dan poin-poin bahasan yang kalian bikin akan sama dengan lainnya.

Search engine suka dengan artikel yang berbobot dengan penuh informasi. Menurut data SerpIQ, halaman pertama Google saat ini diisi artikel yang panjangnya lebih dari 2000 kata.

panjang artikel yang bagus untuk seo

Kalau artikel yang hendak kalian buat memang topiknya pendek ya jangan dipanjang-panjangkan dengan banyak basa-basi di paragraf pembuka. Malah itu bikin pembaca tidak betah yang ujung-ujungnya pengunjung mencari informasi di situs lain.

Seperti itulah kira-kira cara menulis artikel SEO berdasarkan pengalaman sebelum-sebelumnya. Tujuan dibuatnya artikel ini sebenarnya untuk acuan kita dalam pembuatan artikel lainnya. Jadi, biar kita tidak lepas dari kaidah SEO. Terima kasih telah membaca.

Leave a Reply

Close Menu