Ekonomi Mikro Adalah.. Pembahasan Secara Lengkap + Bonus PDF

MauBusiness.com – Bagi mahasiswa fakultas ekonomi pasti sudah sering menjumpai kata “Ekonomi Mikro” sejak semester awal. Sebenarnya apa sih ekonomi mikro itu? Ekonomi mikro adalah suatu ilmu ekonomi yang mempelajari, menganalisis, dan melihat proses kegiatan ekonomi serta perilaku produsen-konsumen dalam skala yang mikro atau kecil.

Masih bingung tentang pengertian ekonomi mikro di atas?

ekonomi mikro adalah

Coba kalian baca pengertian menurut para ahli di bawah ini.

Pengertian Ekonomi Mikro menurut para ahli

N. G. Mankiw

Yang pertama adalah menurut Nicholas Gregory Mankiw ekonomi mikro adalah cabang ilmu yang membicarakan tentang peran para individu pelaku ekonomi bagaimana perusahaan/firm dan rumah tangga/household membikin suatu keputusan dan bagaimana mereka berinteraksi di dalam pasar tertentu.

Oh ya, siapa sih N. G. Mankiw itu? Beliau ini adalah ahli ekonomi makro asal Amerika Serikat yang saat ini menjadi Profesor Ekonomi Robert M. Beren di Universitas Harvard. Mankiw terkenal dengan karyanya tentang ekonomi Keynesian, info ini saya diberi tau dosen saya di kampus, hehe. Cari tau lebih lanjut tentang Mankiw di sini.

Adam Smith

Berikutnya dari sosok pelopor ekonomi moderen menurut Wikipedia, yaitu John Adam Smith. Pengertian Ekonomi Mikro menurut Adam Smith adalah subjek ekonomi yang mempunyai sifat ekonomis rasional. Hal ini menyebabkan para pelaku ekonomi wajib mempertimbangkan hal-hal rasional sebelum membuat suatu keputusan.

David Ricardo

David Ricardo merupakan seorang pakar ekonomi politik asal Inggris. Dia merupakan salah satu pemikir ekonomi klasik yang paling berpengaruh bersama Adam Smith, John Stuart Mill, dan Thomas Malthus. David Ricardo mengemukakan ekonomi mikro ialah suatu kondisi di mana para pelaku ekonomi sudah mempunyai informasi tentang seluk beluk pasar.

Sadono Sukirno

Dan yang terakhir menurut Sadono Sukirno yang terkenal dengan Pengantar Teori Mikroekonomi-nya. Menurut beliau ekonomi mikro adalah ilmu yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga pasar, kuantitas/jumlah faktor input, barang, dan jasa yang diperjual-belikan.

Berbicara tentang mikro ekonomi tentu tidak lepas dari cabang ilmu lainnya yang berkebalikan dengannya, yaitu makro ekonomi.

Penasaran apa sih yang membedakan ekonomi mikro dan ekonomi makro? Kita bahas secara garis besarnya saja ya. Kalau pembahasan lengkapnya nanti akan dibuatkan artikel sendiri tentang perbedaan ekonomi mikro dan makro.

Perbedaan ilmu ekonomi mikro dan makro

Secara mendasar perbedaan keduanya terletak pada cakupan atau ruang lingkup yang dipelajari. Ekonomi mikro mempelajari variabel ekonomi dalam skala kecil sesuai namanya. Sebaliknya, ekonomi makro mempelajari variabel ekonomi dalam skala yang lebih besar/luas.

Apa saja variabel ekonomi dalam mikro? Seperti teori produksi, teori harga, permintaan, penawaran, elastisitas, keseimbangan, analisis biaya, manfaat, short run, long run, bentuk-bentuk pasar, perilaku konsumen, perilaku produsen, mekanisme pasar, dan lain-lain.

Sementara itu, variabel ekonomi dalam makro memuat hal seperti investasi, pendapatan nasional, pengangguran, kesempatan kerja, inflasi, moneter, fiskal, neracara pembayaran, dan lain-lain. Waktu SBMTPN cukup sering keluar ini.

Waktu belum kuliah, saya pernah menjumpai soal seperti ini “Jelaskan kajian yang dibahas dalam teori ilmu ekonomi mikro?”. Ini juga cukup penting dibahas dalam materi ini.

Kajian yang dibahas dalam ekonomi mikro

Interaksi dalam pasar faktor

Yang pertama adalah pasar faktor produksi. Yang menjadi titik pusat kajian adalah interaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli di dalamnya.

Pasar-pasar faktor mengadakan faktor-faktor produksi yang dibutuhkan oleh rumah tangga/household yang dapat digunakan untuk menggerakkan kegiatan produksi.

Seperti yang kita tahu ada empat faktor produksi, yakni:

#1 Faktor Produksi Alam

Yang pertama adalah alam. Faktor produksi ini digunakan sebagai penunjang dalam kegiatan produksi. Contohnya benda-benda yang disediakan alam seperti tanah, air, hasil laut, dan sebagainya. Barang-barang tersebut juga dapat menjadi nilai tambah dari suatu barang atau jasa sehingga dapat kita sebut sebagai faktor produksi.

Contoh; Misalnya saya ingin membuat suatu meja, maka ada peran faktor produksi alam berupa pohon yang telah berumur yang dapat kita gunakan kayunya.

#2 Faktor Produksi Tenaga Kerja

Kalau tadi faktor SDA, kali ini faktor SDM (Sumber Daya Manusia) yang berupa tenaga kerja. Tenaga kerja memegang peranan penting dalam kegiatan produksi. Sebab, jika tidak ada yang mengoperasikan kegiatan, maka SDA tidak akan berubah menjadi barang yang diinginkan.

Meskipun, di zaman sekarang sudah ada pengganti tenaga kerja manusia, yaitu robot. Namun, robot tetap harus dirancang AI nya oleh manusia.

#3 Faktor Produksi Modal

Berikutnya adalah faktor produksi modal. Sebelum memulai suatu usaha/bisnis tentu dibutuhkan yang namanya modal. Modal ini dapat digolongkan berdasarkan berikut ini:

  • Menurut ASAL; Modal berdasarkan asal ini terbagi menjadi dua yakni modal sendiri misalnya dari pemilik perusahaan dan modal asing dari pinjaman pihak luar.
  • Menurut BENTUK; Modal terbagi menjadi dua yaitu modal konkrit berupa pelatan produksi, alat transportasi dan semacamnya. Lalu ada modal abstrak berupa nama baik, merk dagang, hak paten, dll.
  • Menurut SIFAT; Ada modal tetap yang dapat digunakan secara berulang-ulang misalnya untuk sewa gedung, peralatan produksi, dsb. Ada juga modal lancar yang dipakai dalam satu kali proses produksi contohnya bahan bakar kendaraan dan bahan baku produksi.

#4 Faktor Produksi Manajerial

Faktor produksi ini juga biasa disebut dengan kewirausahaan atau enterpreneurship. Kemampuan faktor produksi ini harus dimiliki penggiat bisnis dalam mengelola dan mengorganisir bermacam-macam faktor produksi sebelumnya sehingga proses produksi dapat berjalan dengan baik.

Untuk pembahasan mengenai faktor produksi dalam Ekonomi Mikro, kita akan buatkan artikelnya khusus, tetapi tidak sekarang.

Faktor-faktor produksi di atas tadi dalam perekonomian disediakan oleh RTK (Rumah Tangga Konsumen). RTK akan mendapat balas jasa dari apa yang mereka lakukan.

Balas jasa dari empat faktor produksi:

  1. Alam = Sewa tanah
  2. Tenaga kerja = Upah/gaji
  3. Modal = Bunga
  4. Manajerial/Kewirausahaan = Laba

Tingkah laku pelaku ekonomi

Pelaku ekonomi di sini adalah penjual dan pembeli. Tingkah laku penjual dan pembeli ini juga masuk ke dalam kajian ekonomi mikro. Sebab, segala bentuk aktivitas yang dilakukan produsen dan konsumen tentu didasari oleh sebuah tujuan yang hendak dicapai.

Fokus pembahasan pada produsen yaitu bagaimana mereka bisa mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Sebaliknya, fokus kajian pada konsumen, yakni bagaimana konsumen bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dengan pendapatan yang terbatas.

Mengutip dari DosenEkonomi, ada tiga asumsi yang digunakan untuk menganalisis perilaku konsumen dan produsen, antara lain:

  1. Konsumen dan produsen melakukan aktivitas perekonomian secara rasional dan terbuka
  2. Aktivitas konsumen dan produsen dalam pasar didasari dengan tujuan yang hendak dicapai
  3. Konsumen berusaha meraih kepuasan maksimal, sedangkan produsen ingin mendapatkan keuntungan maksimal.

Interaksi dalam pasar barang

Pada dasarnya perekonomian terbentuk dari gabungan beberapa jenis pasar termasuk pasar barang. Interaksi yang nampak dari pasar barang contoh sederhananya adalah kegiatan tawar menawar antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di pasar.

Aktivitas tersebut secara tidak sadar membentuk yang namanya harga pasar yang telah disepakati oleh dua pihak. Kesepakatan tersebut biasanya dikenal dengan harga keseimbangan atau Equilibrium.

Oh ya, pastikan kalian baca sampai akhir artikel ini karena nanti kami akan memberikan BONUS berupa PDF materi Pengantar Ekonomi Mikro.

Selanjutnya kita akan melanjutkan pembahasan ini ke ruang lingkup.

Ruang Lingkup Ekonomi Mikro

Membahas ekonomi mikro pasti tidak terlepas dari yang namanya produsen dan konsumen. Sebab, keduanya merupakan ruang lingkup ekonomi mikro. Berikut daftar lebih lengkapnya:

  1. Permintaan dan penawaran, dan harga keseimbangan di pasar (Demand, Supply, and Equilibrium)
  2. Elastisitas permintaan, penawaran, harga, silang
  3. Teori produksi, biaya, penerimaan produsen, dan laba
  4. Teori terhadap perilaku konsumen dan produsen
  5. Bentuk-bentuk pasar (PPC, Monopoly, Oligopoly, Monopolistic Market)
  6. Permintaan terhadap input
  7. Mekanisme pasar

Ilmu ekonomi mikro juga memiliki tujuan loh. Apa saja?

Tujuan Ekonomi Mikro

Mengutip dari rumus.co.id, berikut ini dua tujuan ekonomi mikro:

  1. Menganalisis kegagalan pasar di saat memproduksi hasil yang efisien dan menjelaskan beberapa kondisi teoritis yang dibutuhkan di suatu pasar dengan persaingan sempurna/perfectly competitive market.
  2. Menganalisis mekanisme pasar yang akan menciptakan harga relatif terhadap produk barang dan jasa serta alokasi terhadap sumber yang terbatas di antara banyaknya penggunaan alternatif.

Sekalian nih sebelum kita mengakhiri materi pembahas mengenai seluk beluk ekonomi mikro rasanya kurang lengkap kalau kita nggak latihan soal.

Contoh soal Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro

  1. Ekonomi Mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang membahas?
  2. Pada saat terjadinya ekspansi demand dan supply, apa yang terjadi pada Price dan Quantity?
  3. Jika permintaan akan suatu barang cenderung meningkat apabila pendapatan seseorang tersebut naik, maka barang tersebut berjenis?

Jawaban:

  1. Mekanisme pasar
  2. Quantity/Kuantitas meningkat
  3. Barang Inferior/Inferior goods

Berikut BONUS ebook PDF Ekonomi Mikro hasil rangkuman salah satu pengelola MauBusiness, thanks Mul!

Link download : Google Drive

Kesimpulan materi Ekonomi Mikro kali ini adalah cabang ilmu ekonomi ini kompleks untuk dipelajari. Jika sudah terjun mempelajarinya, jangan nanggung-nanggung belajar juga hingga seluk beluk seperti ruang lingkup hingga tujuannya. Latihan soal juga perlu agar peka terhadap permasalahan ekonomi yang ada.

Oh ya, ekonomi mikro tidak sebatas yang telah kita bahas saja. Ada juga materi tentang pasar persaingan sempurna dan tidak sempurna yang di dalamnya ada ciri-ciri dan contoh pasarnya.

Leave a Reply

Close Menu