Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro Dilihat dari Beberapa Aspek

MauBusiness.com – Artikel ini merupakan seri lanjutan dari pembahasan kita sebelumnya, yakni mengenai pengertian ekonomi mikro. Kali ini kita akan membahas tentang perbedaan ekonomi mikro dan makro.

Ilmu ekonomi merupakan sebuah pengetahuan yang mengatur bagaimana manusia melakukan aktivitas ekonomi seperti aktivitas produksi, distribusi, dan juga konsumsi suatu barang ataupun jasa untuk memenuhi kebutuhan serta meningkatkan rasa kepuasan.

Bahkan dari sejak kita kecil pun kita sudah menerapkan pengetahuan ekonomi di kehidupan sehari-hari seperti menghemat pengeluaran, menabung untuk keperluan di suatu saat, dan yang lainnya.

Secara umum wawasan tentang ekonomi terpisah menjadi dua cabang, yakni ilmu ekonomi mikro dan makro. Kita akan membahas perbedaan keduanya dilihat dari beberapa aspek.

Sebelum kita dapat menjelaskan perbedaan ekonomi mikro dan makro, kita harus mengerti dahulu apa perbedaan mendasar agar lebih mudah memahaminya.

Definisi Ekonomi Mikro dan Makro

Yang pertama kita membahas perbedaan dari sisi definisi atau penjelasan. Sebagaimana ilmu-ilmu di bidang lain yang mempunyai percabangan, ilmu ekonomi pun juga memilkinya.

Ilmu ekonomi mikro merupakan ajaran yang membahas kegiatan juga permasalahan perekonomian dengan cakupan yang tidak terlalu luas mulai dari aktivitas jual-beli, perilaku konsumen, perusahaan, dan juga para produsen.

Sebaliknya, ilmu ekonomi makro lebih membahas ke hal-hal perekonomian suatu negara secara keseluruhan seperti pajak, kegiatan ekspor dan impor, pertumbuhan ekonomi, dan peredaran uang di masyarakat.

perbedaan ekonomi mikro dan makro

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Markro Berdasarkan Ruang Lingkupnya

Setelah mengetahui definisi dari masing masing cabang ilmu ekonomi, selanjutnya akan dibahas mengenai ruang lingkup beserta bahasannya dari aspek-aspek yang terkait dengan kedua ilmu ekonomi ini.

Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi Mikro

Berdasarkan ruang lingkupnya, ekonomi mikro mencakup aspek sebagai berikut:

Teori Produksi: Adanya suatu barang tak lepas dari adanya proses pengolahan dari sumber daya alam, baik itu dari barang mentah menjadi setengah jadi, maupub barang mentah diolah langsung menjadi barang siap konsumsi.

Semua alur kerja pembuatan barang pastinya membutuhkan pemahaman yang matang agar faktor produksi dapat tergunakan secara efektif dan efisien untuk mencapai keuntungan maksimum.

Teori Distribusi: Setelah barang diproduksi, kegiatan selanjutnya yang harus dilakukan yakni menyalurkan barang dengan cara sebaik mungkin ke konsumen dengan cara tertentu.

Biasanya hal ini membutuhkan keterlibatan ide kreatif kita untuk memasarkan barang agar rasa permintaan dapat terciptakan di hati konsumen. Lalu pada proses ini muncul rantai distribusi seperti para retailer, distributor, ataupun reseller barang.

Teori Harga: Harga merupakan identitas penting suatu barang. Maksudnya ialah sebagai suatu informasi yang bisa dimengerti para penjual ataupun pembeli untuk melancarkan proses suatu transaksi.

Harga sendiri merupakan hasil dari pertemuan antara titik suatu penawaran dan permintaan. Oleh sebab itu, harga terkadang dapat naik ataupun turun hingga menemui titik keseimbangan.

Permintaan: Barang ataupun jasa yang diinginkan atau dimintakan oleh konsumen pada tingkat masa dan harga tertentu.

Penawaran: Barang ataupun jasa yang disediakan oleh para produsen pada tingkat masa dan harga tertentu.

Perilaku konsumen: Aktivitas yang dilakukan tiap konsumen dalam hal mencari suatu barang, menilainya, juga membeli barang tersebut serta mengevaluasi dari penggunaan suatu barang untuk memenuhi hajatnya.

Elastisitas: Dampak dari perubahan harga suatu komoditas terhadap tingkat pembelian atau penawaran. Elastisitas sendiri memiliki level-level tertentu tergantung dampak yang dihasilkannya.

Pasar: Titik temu antara penawar dengan pembeli untuk pertukaran barang dengan langkah-langkah tertentu.

Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi Makro

Berdasarkan ruang lingkupnya pula, ekonomi makro mencakup aspek sebagai berikut:

Inflasi: Kenaikan harga suatu komoditas yang umumnya terjadi selama beberapa periode yang terkait dengan jumlah peredaran uang di masyarakat yang tidak seimbang dan mekanisme pasar yang sedang bermasalah disebabkan suatu faktor.

Kalau menurut Tejvan Pettinger di blognya, inflasi mengukur perubahan tahunan % pada tingkat harga agregat.

Deflasi: Penurunan harga harga barang dikarenakan terlalu banyak uang yang beredar di masyrakat sehingga harus diterapkan kebijakan kredit ketat.

Pengangguran: Kondisi dimana seseorang tidak bekerja dan tidak punya pemasukan, entah karena faktor usia atau sedang menunggu pekerjaan.

Pendapatan negara: Perolehan yang terdiri dari semua jumlah pendapatan penduduk perkapita di dalam negeri dan juga warga asing yang memiliki status kewarganegaraan.

Pengeluaran Negara: Anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan pemerintahan, pengembangan sumber daya, dan perbaikan suatu wilayah atau pembangunan infrastruktur untuk kemajuan.

Penerapan dari Ilmu Ekonomi Mikro dan Makro

Setelah membahas penjelasan dari masing masing bagian dan ruang lingkupnya juga, berikutnya disajikan bentuk konkret dari ilmu tersebut:

    • Contoh Ekonomi Mikro di sekitar kita
        a) Menghitung pemasukan dan pengeluaran perusahaan
        b) Penetapan harga suatu barang di pasar
        c) Distribusi barang dan jasa
        d) Mengetahui informasi tentang permintaan dan persediaan suatu barang
    • Contoh Ekonomi Makro di sekitar kita
        a) Kegiatan ekspor impor barang pokok
        b) Kerjasama bilateral ekonomi antarnegara
        c) Menghitung presentase pengangguran dan penyebabnya
        d) Kebijakan ekonomi untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi
        e) Menghitung pendapatan nasional
        f) Inflasi dan deflasi

Begitulah informasi tentang segala hal terkait dengan perbedaan ekonomi mikro dan makro, sebenarnya masih banyak informasi yang belum tergali. Akan tetapi untuk mengerti dasarnya, kami rasa cukup untuk mempelajari itu dahulu. Semoga artikel ini bisa bermanfaat buat teman-teman ya.

Leave a Reply

Close Menu